Berita Terkait

Minggu, 12 Oktober 2025

Delegasi AACC Tinjau KEK Sanur untuk Mendorong Investasi di Sektor Kesehatan dan Pariwisata Berkelanjutan

Denpasar, 12 Oktober 2025 – Indonesian Investment Promotion Center (IIPC) New York bersama Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington D.C., Amerika Serikat dan delegasi Asian American Chamber of Commerce (AACC) melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur pada 12 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menjajaki potensi kerja sama di sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan layanan kesehatan, khususnya di Sanur Health & Wellness Special Economic Zone, yang merupakan KEK pertama di Indonesia yang berfokus pada pariwisata medis dan kebugaran.

Perwakilan Manajemen KEK Sanur, Susy M. Napitupulu, Direktur PT Hotel Internasional Sanur Indonesia, menyambut delegasi AACC dan memaparkan potensi kawasan KEK Sanur sebagai pusat integrasi antara layanan kesehatan, pelatihan tenaga medis, riset, dan wellness hospitality


“Kawasan ini dikembangkan dengan pendekatan eco-integrated development, menggabungkan rumah sakit internasional, pusat pelatihan kesehatan, fasilitas wellness resort, dan ruang kreatif untuk industri pendukung seperti farmasi herbal dan teknologi kesehatan,” ujarnya.  


Melalui sesi presentasi dan site visit, delegasi AACC memperoleh gambaran menyeluruh mengenai peluang investasi di bidang wellness tourism, pembangunan fasilitas kesehatan, serta kemitraan pendidikan dan pelatihan tenaga kerja. Peluang investasi tersebut menurut Direktur IIPC New York, Tessal Febrian Maharizky, sejalan dengan misi investasi berkelanjutan. 

“Pemerintah Indonesia menargetkan KEK Sanur sebagai model kawasan ekonomi hijau berbasis layanan kesehatan dan pariwisata berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya. 

Kunjungan delegasi AACC ke KEK Sanur dirancang sebagai bagian dari diplomasi ekonomi subnasional untuk mempertemukan investor Amerika Serikat dengan potensi investasi daerah di Indonesia. 


”Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan potensi investasi hijau di Bali, khususnya dalam kerangka kerja sama ekonomi Indonesia–AS yang berfokus pada keberlanjutan dan inovasi,” ungkap Atase Perdagangan KBRI Washington, D.C., Ranitya Kusumadewi.

 

Ia menegaskan bahwa KEK Sanur dapat menjadi showcase bagi sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan sektor swasta dalam membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi antara kesehatan, pariwisata, dan budaya lokal. 


Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

Biro Protokol dan Hubungan Masyarakat

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM

Email: humas@bkpm.go.id


Powered by sagara 2022