Language :
NEWS UPDATE | NEWS
Realisasi Penanaman Modal PMDN - PMA Triwulan IV 2012 dan Tahun 2012


 

BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL

 

 

 

 

 

Berita Pers

 

 

 

 

Realisasi Investasi PMDN - PMA Triwulan IV Tahun 2012 dan Tahun 2012

 

 

Jakarta, 22 Januari 2013 – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hari ini mengumumkan realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) selama Triwulan IV (Oktober-Desember) dan periode Januari-Desember Tahun 2012. Realisasi investasi ini merupakan realisasi penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing, berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diterima BKPM. Realisasi investasi proyek penanaman modal pada Triwulan IV (Oktober-Desember) 2012 adalah sebesar Rp 83,3 triliun, terjadi peningkatan sebesar 18,7% bila dibandingkan dengan capaian periode yang sama pada tahun 2011 (Rp 70,2 triliun). Realisasi investasi PMDN dan PMA periode Januari s.d Desember Tahun 2012 mencapai Rp 313,2 triliun atau 110,5% dari target Tahun 2012 (Rp 283,5 triliun), sedangkan bila dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun 2011 (Rp 251,3 triliun), terdapat peningkatan sebesar 24,6%.

 


A. Realisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2012


Terjadi peningkatan realisasi investasi PMDN pada periode Triwulan IV Tahun 2012 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2011 sebesar 10,4%, dari nilai realisasi investasi Rp 24,0 triliun menjadi Rp 26,5 triliun. Realisasi investasi PMA pada periode Triwulan IV Tahun 2012 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2011 juga meningkat sebesar 22,9%, dari nilai realisasi investasi Rp 46,2 triliun menjadi Rp 56,8 triliun.
“Berbagai upaya perbaikan iklim investasi yang dilakukan baik pelayanan di pusat dan daerah melalui pelayanan terpadu satu pintu di bidang penanaman modal,pemberian insentif investasi yang lebih menarik serta promosi terpadu telah direspon positif oleh penanam modal baik dari dalam maupun luar negeri yang ditandai dengan peningkatan realisasi investasi PMDN/PMA yang cukup signifikan” ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Muhamad Chatib Basri. Berikut hal penting dari hasil realisasi investasi PMDN dan PMA pada Triwulan IV Tahun 2012.

 


1. Realisasi Investasi PMDN.
Realisasi PMDN berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah: Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp 4,9 triliun); Industri Makanan (Rp 3,4 triliun); Tanaman Pangan dan Perkebunan (Rp 3,4 triliun); Industri Kertas, Barang dari Kertas dan Percetakan (Rp 2,6 triliun); dan Konstruksi (Rp 2,4 triliun). Realisasi PMDN berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah Jawa Timur (Rp 9,5 triliun); Jawa Barat (Rp 2,6 triliun); DKI Jakarta (Rp 2,1 triliun); Kalimantan Tengah (Rp 1,3 triliun) dan Riau (Rp 1,3 triliun).

 


2. Realisasi Investasi PMA
Realisasi PMA berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah Industri Logam Dasar, Barang Logam, Mesin dan Elektronik (US$ 1,2 miliar); Pertambangan (US$ 1,1 miliar); Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (US$ 0,9 miliar); Industri Makanan (US$ 0,6 miliar); Industri Alat Angkutan dan Transportasi Lainnya (US$ 0,5 miliar). Sedangkan realisasi PMA berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah Jawa Barat (US$ 1,2 miliar); DKI Jakarta (US$ 1,1 miliar); Banten (US$ 0,9 miliar); Jawa Timur (US$ 0,9 miliar); dan Papua (US$ 0,5 miliar). Realisasi PMA berdasarkan asal negara (5 besar) adalah Singapura (US$ 1,4 miliar); Korea Selatan (US$ 0,7 miliar); Jepang (US$ 0,7 miliar); Amerika Serikat (US$ 0,5 miliar) dan Mauritius (US$ 0,4 miliar).

 


3. Sebaran Lokasi Proyek
Sebaran lokasi proyek pada Triwulan IV Tahun 2012 di luar Jawa sebesar Rp 30,6 triliun (36,8%). Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2011 sebesar Rp 22,1 triliun, terjadi peningkatan sebesar 38,5%.



4. Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia
Realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia pada Triwulan IV 2012 mencapai 307.960 orang yang terdiri dari, oleh proyek PMDN sebanyak 149.617 orang dan oleh proyek PMA sebanyak 158.343 orang. Keberadaan investasi PMDN dan PMA diperkirakan akan dapat mengakibatkan efek ganda terhadap penyerapan tenaga kerja secara tidak langsung yaitu sebesar 4 kali.

 


B. Realisasi Investasi Periode Januari-Desember 2012


1. Kumulatif realisasi investasi periode Januari sampai dengan Desember 2012 sebesar Rp 313,2 triliun, terdiri dari realisasi PMDN sebesar Rp 92,2 triliun dan realisasi PMA sebesar Rp 221,0 triliun (US$ 24,6 miliar).

 


2. Realisasi PMDN berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah: Industri Makanan (Rp 11,2 triliun); Industri Mineral Non Logam (Rp 10,7 triliun); Pertambangan (Rp 10,5 triliun); Tanaman Pangan dan Perkebunan (Rp 9,6 triliun); dan Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp 8,6 triliun).
Realisasi PMDN berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah Jawa Timur (Rp 21,5 triliun); Jawa Barat (Rp 11,4 triliun); DKI Jakarta (Rp 8,5 triliun); Kalimantan Timur (Rp 5,9 triliun); dan Jawa Tengah (Rp 5,8 triliun).

 


3. Realisasi PMA berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah Pertambangan (US$ 4,3 miliar); Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (US$ 2,8 miliar); Industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi (US$ 2,8 miliar); Industri Logam Dasar, Barang Logam, Mesin dan Elektronik (US$ 2,5 miliar); dan Industri Alat Angkutan dan Transportasi Lainnya (US$ 1,8 miliar).
Sedangkan realisasi PMA berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah Jawa Barat (US$ 4,2 miliar); DKI Jakarta (US$ 4,1 miliar); Banten (US$ 2,7 miliar); Jawa Timur (US$ 2,3 miliar); dan Kalimantan Timur (US$ 2,0 miliar). Realisasi PMA berdasarkan asal negara (5 besar) adalah Singapura (US$ 4,9 miliar); Jepang (US$ 2,5 miliar); Korea Selatan (US$ 1,9 miliar); Amerika Serikat (US$ 1,2 miliar); dan Mauritius (US$ 1,1 miliar).

 


4. Sebaran lokasi proyek pada periode Januari sampai dengan Desember tahun 2012 di luar Jawa sebesar Rp 137,6 triliun (43,9%), dan apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2011 sebesar Rp 103,2 triliun, terdapat peningkatan sebesar 33,3%.
 

 


5. Realisasi investasi berdasarkan Koridor Ekonomi pada periode Januari sampai dengan Desember 2012 adalah:

 

 

 

 

 

 

 

 


“BKPM bersama-sama dengan kementerian teknis dan pemerintah daerah akan terus meningkatkan mutu pelayanan kepada investor, menyederhanakan prosedur dan mempercepat perizinan yang terkait investasi, serta memonitor berbagai rencana pembangunan/penyediaan infrastruktur agar dapat dilakukan tepat waktu, dan dengan demikian target realisasi investasi PMDN dan PMA Tahun 2013 yang sebesar Rp. 390,3 triliun, meningkat 24,6% dibanding capaian realisasi Tahun 2012, akan juga dapat tercapai”, diungkapkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Muhamad Chatib Basri.

 

Data realisasi dapat dibaca di Press Release TW IV 

 

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

M.M. Azhar Lubis Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal

Jl. Jend. Gatot Subroto 44, Jakarta 12190, Indonesia

Telepon: 021-5252008 ext.7001

HP: 08159525035

e-mail : azhar@bkpm.go.id

 

 

More News
FDI Grows on Investors Hopes for New Government
Press Release: Domestic and Foreign Direct Investment Realization Quarter III 2014 Remains High In The Midst of Presidential Election and Goverment Transition
Firm Policies will Bring in More Investors: BKPM
Pengumuman Pelamar yang Dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi dan Dapat Mengikuti Computer Assisted Test BKPM Tahun 2014
Plenty to do to attract high potential Korean investment
China's One-Two Punch Threatens to Hit Economic Growth
Unilever Sees Cost of New Palm Oil Plant Rise to $167m
Investors Advised to Seek Opportunities in Eastern Regions
RI sees $2.7 billion investment in downstream palm oil industry
Govt to extend tax-holiday facility
TRACKING SYSTEM
To find out your application position, click here
NAVIGATION
  HOME
  KEY SECTORAL OPPORTUNITIES
  ABOUT US
  PROFILE OF CHAIRMAN
  ORGANIZATIONAL STRUCTURE
  ACHIEVEMENTS
  INVESTING IN INDONESIA
  INVESTMENT PROCEDURE
  TAXATION
  CONTACT US
View Full Site
© 2010 by Indonesian Investment Coordinating Board,
All rights reserved